Mengaplikasikan POE Pada Instalasi Jaringan Jarak Jauh

Power over Ethernet (PoE) merupakan teknologi yang memungkinkan transfer daya listrik dialirkan sekaligus bersamaan dengan data melalui kabel standar ethernet yakni unshielded twisted pair (UTP). Kabel ini terhubung ke perangkat jaringan melalui port RJ-45. PoE menjadi solusi fleksibel dan nyaman disaat sulit mencari sumber listrik terdekat, sekaligus menghemat biaya kabel dan instalasinya. Instalasi POE mengikuti jarak efektif UTP menurut standar TIA / EIA 568-5-A yakni maksimum 100 meter atau 328 kaki.

Aplikasi POE Device dan Fiber Optic

Aplikasi POE Device dan Fiber Optic


Ada solusi lain yang tersedia untuk memperpanjang jarak jaringan PoE, termasuk Extender LAN yang bekerja dengan mengkonversi kabel Ethernet ke DSL. Extender LAN ini dapat memperpanjang jarak jaringan sekitar 1 kilometer, dengan potensi kekuatan signal turun hingga menjadi 70 persen. Untuk instalasi jarak jauh yang lebih dari itu, kita dapat mengandalkan serat optik atau Fiber Optic, yang mana masih merupakan metode efektif untuk melintasi jarak tanpa penurunan kualitas signal. Jika ingin mengaplikasikan POE pada instalasi jaringan jarak jauh via serat optik, kita harus menggunakan sebuah alat bernama Media Converter, karena daya DC tidak dapat dialirkan melalui serat optik. Konverter ini digunakan untuk mengintegrasikan perangkat atau kabel jaringan tembaga seperti Twisted Pair dengan kabel Fiber Optic.

PoE Media Converter berfungsi seperti PoE Switch, dan tersedia dalam berbagai konfigurasi multi-port yang mendukung Gigabit Ethernet. Melalui POE dapat mengalir daya sebesar 15,4 watt per port (802.3af ) dan 25,5 watt per port (802.3at) atau yang dikenal sebagai PoE+ sehingga bisa digunakan untuk berbagai perangkat seperti VoIP Phone, RFID Reader, Access Point dan IP Camera dengan fitur motorik Pan-Tilt-Zoom (PTZ).

POE melalui jaringan kabel serat juga lebih aman dan tidak menghasilkan emisi elektro-magnetik, tidak rentan terhadap gangguan listrik, gangguan suhu atau kondisi cuaca, dan sangat sulit untuk disadap. Dengan menggunakan konverter fiber optic port tunggal anda bisa menggunakannya untuk skema Point-to-Point dan skema topologi Star. Sedangkan dengan konverter port ganda, anda bisa menggunakannya untuk desain topologi Linear, Ring, dan Redundancy Failover. Artinya, jarak tidak menjadi hambatan dalam instalasi perangkat dan anda dapat mendesain jaringan yang handal dan aman sesuai kebutuhan.(solusitek)

Cari topik yang diinginkan

solusitekERP